Garam untuk Membuat Petulo/Putu Mayang
Resep dan Cara Membuat Petulo/Putu Mayang
Bahan:
- 200 gr tepung beras
- 50 gr sagu/tepung tapioka
- 300 ml santan kekentalan sedang
- ½ sdt garam
- Pewarna makanan
- Daun pisang
Bahan Kinca:
- 250 gr gula merah
- 3 sdm gula pasir
- 500 ml santan kekentalan sedang
- ½ sdt garam
- 1 sdm maizena larutkan dengan sedikit air
- 2 helai daun pandan
Cara Membuat:
- Campurkan tepung beras dan garam, tuangkan santan, aduk rata hingga tepung beras larut.
- Rebus tepung beras dengan api kecil, aduk terus dengan sendok kayu hingga mengental. Matikan api.
- Masukkan sagu, aduk hingga rata dan kalis.
- Bagi menjadi 3 bagian yg sama, beri pewarna masing2 merah rose dan hijau muda, satu bagian biarkan bewarna putih.
- Masukkan piping bag/plastik segitiga. Lubangi kecil saja. Lalu pencet piping bag isi adonan, di atas potongan daun pisang yang sudah dioles minyak. Lakukan hingga adonan habis.
- Panaskan kukusan, lalu kukus putu mayang selama 10 menit, dengan api sedang. Angkat dan sajikan dengan saus kinca.
Cara Membuat Kinca:
- Campurkan santan, gula merah, gula pasir, garam dan daun pandan yang sudah disimpulkan.
- Rebus sambil diaduk2 hingga mendidih.
- Lalu tuangkan maizena yang sudah dilarutkan dengan air, aduk hingga kuah mengental.
Catatan:
- Merebus santan+tepung beras dengan api kecil saja, supaya tidak bergerindil.
- Jika adonan terlalu alot dan sulit diberi pewarna, bisa diberi air hangat sedikit. Tapi jangan banyak2, supaya hasilnya tidak lembek.
- Jika tidak ada cetakan putu mayang, bisa menggunakan piping bag/plastik tebal dilubangi ujungnya, kecil saja, supaya keritingnya bagus.
- Memencet perlu tenaga jempol yang kuat ? Cara efektif, pencet bagian ujung piping bag, supaya plastik tidak lekas robek alias jebooool.
- Resep untuk 30 putu mayang, masing2 15 gr.
- Saus Kinca jika ingin yg encer, tidak usah ditambah maizena yaa.
- Kalo ingin putu mayang agak berkilau, setelah diangkat dari kukusan, bisa dioles sedikit minyak. Minyak sayur yaa.














